Data terverifikasi. Dasar hukum: Matematika simulasi murni — skenario harga adalah input pengguna, bukan prediksi harga dan bukan nasihat investasi. Definisi Bitcoin merujuk whitepaper Satoshi Nakamoto. · diverifikasi 2026-10-19
Nilai Akhir Portofolio
Rp11.988.000
Dengan Rp1.000.000 bulanan selama 12 periode (total modal Rp12.000.000) pada skenario harga "datar 0% per periode", kamu mengumpulkan 0,01198800 BTC dengan harga rata-rata Rp1.001.001.001/BTC. Nilai akhir Rp11.988.000 → P&L Rp-12.000 (-0,10%). DCA meratakan harga belimu, bukan menjamin untung — ini simulasi matematika, bukan nasihat investasi.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 DCA meratakan harga: rata-rata belimu Rp1.001.001.001 per BTC, di atas harga terakhir Rp1.000.000.000. P&L −0,1%.
| + Total modal disetor (12× Rp1.000.000) | Rp12.000.000 | 100,0% |
| − Total biaya transaksi (0.1%) | Rp12.000 | 0,1% |
| Efektif terbeli menjadi BTC | Rp11.988.000 | |
| Nilai akhir portofolio | Rp11.988.000 | 99,9% |
| P&L (-0,10%) | Rp-12.000 |
+ Total modal disetor (12× Rp1.000.000)
Rp12.000.000
− Total biaya transaksi (0.1%)
Rp12.000
Efektif terbeli menjadi BTC
Rp11.988.000
Nilai akhir portofolio
Rp11.988.000
P&L (-0,10%)
Rp-12.000
Dana Efektif = Jumlah per Periode − (Jumlah per Periode × Fee %) Beli_t = Dana Efektif ÷ Harga_t Harga_{t+1} = Harga_t × (1 + Skenario %) Total BTC = Σ Beli_t (t = 1..n) Harga Rata-Rata = Total Modal ÷ Total BTC Nilai Akhir = Total BTC × Harga Akhir (setelah n perubahan) P&L = Nilai Akhir − Total Modal
Tidak. DCA meratakan harga belimu — kamu otomatis membeli lebih banyak saat harga turun dan lebih sedikit saat naik — tetapi kalau harga akhir di bawah harga rata-ratamu, kamu tetap rugi. Kalkulator ini mensimulasikan matematikanya, bukan menjanjikan hasil.
Bukan. Skenario (naik/turun/datar/fluktuasi/kustom) adalah input yang kamu tentukan sendiri untuk menjawab 'bagaimana kalau harganya begini?'. Tidak ada yang bisa memprediksi harga Bitcoin.
Besar dalam jangka panjang karena dipotong setiap pembelian. Contoh simulasi 12×Rp1 juta harga datar: fee 0% menghasilkan 0,012 BTC, fee 0,5% hanya 0,01194 BTC — selisih 0,00006 BTC yang hilang ke fee.
DCA unggul saat harga berfluktuasi atau turun selama periode pembelian — kamu dapat harga rata-rata di bawah harga awal. Kalau harga naik terus tanpa koreksi, lump sum di awal justru menghasilkan BTC lebih banyak (dengan risiko timing yang lebih besar).
Bukan. Ini alat simulasi matematika. Keputusan membeli Bitcoin tetap milikmu — pertimbangkan toleransi risikomu dan jangan investasikan uang yang tidak siap hilang.
Belum. Simulasi ini hanya menghitung BTC, harga rata-rata, dan P&L kotor. Transaksi aset kripto di Indonesia kena PPh final — hitung di kalkulator pajak kripto Indonesia.
Didukung oleh duid.tech — Kalkulator Simulasi DCA Bitcoin