Data terverifikasi. Dasar hukum: Praktik perbankan Indonesia & transparansi SBDK Bank Indonesia · diverifikasi 2026-10-18
Cicilan Awal per Bulan (Fase Fixed)
Rp3.574.413
Cicilan awal Rp3.574.413. Saat masuk floating, cicilan menjadi Rp5.140.717 — naik 43,82%. ⚠️ Lonjakan >30%: siapkan strategi pelunasan sebagian/refinance sebelum fase floating. Total bunga Rp351.881.361.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 Tahukah kamu? Total bunga yang kamu bayarkan ke bank selama masa KPR ini mencapai Rp351.881.361 (70,4% dari pokok pinjamanmu!).
| + Pokok pinjaman | Rp500.000.000 | 100,0% |
| + Total bunga (fixed+cap+floating) | Rp351.881.361 | 70,4% |
| Total pembayaran | Rp851.881.361 | 170,4% |
| Cicilan fase floating | Rp5.140.717 |
+ Pokok pinjaman
Rp500.000.000
+ Total bunga (fixed+cap+floating)
Rp351.881.361
Total pembayaran
Rp851.881.361
Cicilan fase floating
Rp5.140.717
Cicilan Anuitas = P × r(1+r)^n / ((1+r)^n − 1), r = bunga tahunan ÷ 12, n = sisa tenor (bulan) Setiap pergantian fase (fixed → cap → floating), cicilan dihitung ulang dari sisa pokok & sisa tenor dengan bunga fase baru.
| Bulan | Fase | Cicilan | Bunga | Pokok | Sisa |
|---|
Cicilan dihitung ulang dari sisa pokok dengan bunga floating yang biasanya jauh lebih tinggi (SBDK ± 9–13%). Pada contoh 500 jt/15 th, cicilan bisa naik >50% dari masa fixed.
Fixed: bunga dikunci persis. Cap: bunga mengikuti pasar tapi dibatasi plafon maksimum (cap) selama fase itu.
Siapkan dana pelunasan sebagian sebelum fase floating, atau refinance ke bank dengan promo fixed lebih panjang. Simulasikan di kalkulator Pelunasan Dipercepat KPR.
Didukung oleh duid.tech — Kalkulator KPR Bunga Berjenjang (Fixed → Cap → Floating)