Data terverifikasi. Dasar hukum: PP No. 35 Tahun 2021 & Kepmenakertrans No. KEP.102/MEN/VI/2004 (upah kerja lembur) · diverifikasi 2026-10-18
Total Upah Lembur
Rp101.156
Lembur 2 jam di hari kerja biasa (pola 6 hari kerja) dari upah Rp5.000.000/bulan menghasilkan upah lembur Rp101.156.
| Upah per jam (gaji ÷ 173) | Rp28.902 | |
| 1 jam @ 1,5× — Jam ke-1 s.d. ke-1 | Rp43.353 | |
| 1 jam @ 2× — Jam ke-2 dst | Rp57.803 | |
| Total upah lembur | Rp101.156 | 100,0% |
Upah per jam (gaji ÷ 173)
Rp28.902
1 jam @ 1,5× — Jam ke-1 s.d. ke-1
Rp43.353
1 jam @ 2× — Jam ke-2 dst
Rp57.803
Total upah lembur
Rp101.156
Upah 1 jam = Upah sebulan ÷ 173 Hari kerja biasa: jam ke-1 = 1,5× upah/jam; jam ke-2 dst = 2× upah/jam Hari libur (pola 6 hari): 7 jam pertama = 2×; jam ke-8 = 3×; jam ke-9 dst = 4× Hari libur (pola 5 hari): 8 jam pertama = 2×; jam ke-9 = 3×; jam ke-10 dst = 4×
Dari upah sebulan (gaji pokok + tunjangan tetap) dibagi 173. Mis. gaji Rp5 juta → upah sejam ±Rp28.902.
Jam pertama 1,5× upah/jam, jam kedua 2× upah/jam. Dengan gaji Rp5 juta: Rp43.353 + Rp57.803 = ±Rp101.156.
Aturannya memang berjenjang: mulai 2× untuk jam-jam awal, naik ke 3× lalu 4× untuk jam-jam berikutnya, tergantung pola 5 atau 6 hari kerja.
Bisa — kalkulator ini menghitung proporsional per segmen tarif, jadi 0,5 jam terakhir ikut tarif segmen tempatnya jatuh.
Didukung oleh duid.tech — Kalkulator Upah Lembur (Overtime)