Data terverifikasi. Dasar hukum: Fatwa MUI No. 3 Tahun 2003 (zakat penghasilan) & ketentuan nisab 85 gram emas (BAZNAS) · diverifikasi 2026-10-18
Total Zakat Terutang
Rp0
Belum wajib zakat pada parameter ini — nisab bulanan Rp18.218.333 dan nisab maal Rp218.620.000 belum terlampaui. Sedekah sukarela tetap dianjurkan.
| Nisab maal (85 g emas) | Rp218.620.000 | |
| + Zakat penghasilan (per bulan) | Rp0 | 0,0% |
| + Zakat maal (per tahun haul) | Rp0 | 0,0% |
| Total zakat | Rp0 | 0,0% |
Nisab maal (85 g emas)
Rp218.620.000
+ Zakat penghasilan (per bulan)
Rp0
+ Zakat maal (per tahun haul)
Rp0
Total zakat
Rp0
Nisab Maal = 85 × Harga Emas/Gram · Nisab Penghasilan Bulanan = Nisab Maal ÷ 12 Zakat Penghasilan (bruto) = 2,5% × Penghasilan Bruto Bulanan (bila ≥ nisab bulanan) Zakat Penghasilan (neto) = 2,5% × (Bruto − Kebutuhan Pokok) (bila ≥ nisab) Zakat Maal = 2,5% × (Total Harta − Utang Jatuh Tempo), bila ≥ nisab & haul 1 tahun hijriah
Nisab bulanan = 85 g emas ÷ 12. Pada harga emas seed, nisab maal Rp218.620.000 → nisab bulanan ±Rp18.218.333. Di bawah itu belum wajib, tapi sedekah tetap dianjurkan.
Pada harga emas seed, gaji Rp15 jt masih di bawah nisab bulanan sehingga belum wajib zakat penghasilan. Bila harga emas turun atau gaji naik melewati nisab, zakatnya 2,5% dari bruto (metode bruto).
Zakat yang dibayar melalui BAZNAS/lembaga resmi dapat menjadi pengurang penghasilan bruto dalam SPT (UU PPh) dan bukti bayarnya dilampirkan.
Didukung oleh duid.tech — Kalkulator Zakat Penghasilan & Zakat Maal