BEP Reseller Thrift Rp75 Ribu per Item
Biaya tetap Rp1,5 juta (kuota, packing, langganan), modal+fee Rp40 ribu per item.
Hasil. Titik Impas / BEP per Bulan pada skenario ini adalah Rp43unit. Artinya, bEP: 43 unit/bulan (Rp3.214.286). Kamu harus menjual 43 unit — sekitar 1,7 unit per hari — sebelum untung sepeser pun. Margin of safety: 46,43% — aman. Untuk laba Rp2.000.000/bulan, jual 100 unit/bulan. Langkah praktis: bila BEP terasa berat, naikkan harga jual, tekan biaya variabel per unit (negosiasi bahan/kemasan), atau tambah volume lewat channel penjualan baru.
Cara hitung. Titik impas (break-even point/BEP) adalah jumlah penjualan minimum agar usahamu tidak rugi — setiap unit di bawah angka ini berarti kamu masih menomboki biaya tetap, setiap unit di atasnya barulah laba. Kalkulator ini menghitung BEP dalam unit dan rupiah dari tiga angka sederhana: biaya tetap bulanan, harga jual, dan biaya variabel per unit. Kamu juga dapat margin of safety (seberapa jauh target penjualanmu di atas zona bahaya) dan jumlah unit yang harus dijual bila kamu punya target laba. Rincian: Biaya tetap / bulan Rp1.500.000.
Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada Konsep akuntansi manajemen standar (break-even analysis); tidak diatur regulasi khusus (terverifikasi 2026-10-19). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator Titik Impas (BEP) Usaha.
Data terverifikasi. Dasar hukum: Konsep akuntansi manajemen standar (break-even analysis); tidak diatur regulasi khusus · diverifikasi 2026-10-19
Titik Impas / BEP per Bulan
Rp43
BEP: 43 unit/bulan (Rp3.214.286). Kamu harus menjual 43 unit — sekitar 1,7 unit per hari — sebelum untung sepeser pun. Margin of safety: 46,43% — aman. Untuk laba Rp2.000.000/bulan, jual 100 unit/bulan. Langkah praktis: bila BEP terasa berat, naikkan harga jual, tekan biaya variabel per unit (negosiasi bahan/kemasan), atau tambah volume lewat channel penjualan baru.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 Tahukah kamu? Kamu harus jual 43 unit (1,7/hari) SEBELUM untung sepeser pun — semua unit di bawah itu cuma buat nutup biaya tetap.
Hasil Hitungan
| + Biaya tetap / bulan | Rp1.500.000 | 100,0% |
| Margin kontribusi per unit: Rp35.000 | Rp35.000 | |
| BEP: 43 unit/bulan (balik modal) | Rp0 | 0,0% |
| Setara omzet: Rp3.214.286 | Rp3.214.286 | |
| Margin of safety: 46,43% (target 80 unit) | Rp0 | |
| Unit untuk laba Rp2.000.000/bln: 100 unit | Rp0 | |
| BEP harian: 1,7 unit/hari (26 hari kerja) | Rp0 |
+ Biaya tetap / bulan
Rp1.500.000
Margin kontribusi per unit: Rp35.000
Rp35.000
BEP: 43 unit/bulan (balik modal)
Rp0
Setara omzet: Rp3.214.286
Rp3.214.286
Margin of safety: 46,43% (target 80 unit)
Rp0
Unit untuk laba Rp2.000.000/bln: 100 unit
Rp0
BEP harian: 1,7 unit/hari (26 hari kerja)
Rp0
100% Gratis.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
Margin Kontribusi = Harga Jual − Biaya Variabel per Unit BEP (unit/bulan) = Biaya Tetap per Bulan ÷ Margin Kontribusi BEP (rupiah) = BEP Unit × Harga Jual Margin of Safety = (Target Penjualan − BEP Unit) ÷ Target Penjualan Unit untuk Target Laba = (Biaya Tetap + Target Laba) ÷ Margin Kontribusi BEP Harian = BEP Unit ÷ 26 hari kerja
- Margin kontribusi = Rp75.000 − Rp40.000 = Rp35.000 per unit
- BEP (unit) = Rp1.500.000 ÷ Rp35.000 = 42.9 → 43 unit/bulan
- BEP (rupiah) = 42.9 unit × Rp75.000 = Rp3.214.286
- BEP harian = 43 ÷ 26 hari kerja = 1,7 unit/hari
- Margin of safety = (80 − 42.9) ÷ 80 = 46,43%
- Unit untuk laba Rp2.000.000/bln = (Rp1.500.000 + Rp2.000.000) ÷ Rp35.000 = 100 unit/bulan
Asumsi & Batasan
- Biaya tetap dianggap benar-benar tetap dalam rentang penjualan ini (sewa, gaji, listrik tidak berubah walau penjualan naik-turun).
- Harga jual dan biaya variabel per unit diasumsikan konstan — tidak ada diskon volume atau kenaikan harga bahan.
- BEP harian memakai asumsi 26 hari kerja per bulan; sesuaikan dengan pola bukamu sendiri.
- Bila margin kontribusi ≤ Rp0, usaha tidak akan pernah impas pada harga ini — kalkulator menampilkannya sebagai penjelasan, bukan angka.
Pertanyaan Umum
Apa itu titik impas (BEP)?
Titik impas adalah jumlah penjualan di mana total pendapatan persis menutup total biaya — belum untung, belum rugi. Rumusnya: biaya tetap per bulan dibagi margin kontribusi per unit (harga jual − biaya variabel).
Biaya tetap 5 juta, harga 18 ribu, biaya variabel 7 ribu — BEP-nya berapa?
Margin kontribusi = 18.000 − 7.000 = 11.000. BEP = 5.000.000 ÷ 11.000 ≈ 455 unit/bulan, setara omzet Rp8.181.818. Kamu harus jual 455 gelas (≈17,5 gelas/hari) sebelum untung sepeser pun.
Apa itu margin of safety?
Selisih target penjualanmu dengan BEP, dibagi target penjualan. Margin of safety 24% berarti penjualan boleh turun 24% sebelum kamu rugi. Di bawah 10% berarti usahamu rentan.
Kenapa kalkulator bilang 'tidak akan pernah impas'?
Karena margin kontribusimu nol atau negatif: biaya variabel per unit sama atau lebih besar dari harga jual, sehingga tiap unit terjual justru menambah kerugian. Solusinya: naikkan harga di atas biaya variabel, atau tekan biaya variabel.
Kenapa BEP harian dibagi 26?
Asumsi 26 hari kerja per bulan. Kalau usahamu buka 30 hari atau hanya akhir pekan, bagilah sendiri BEP bulanan dengan jumlah hari bukamu.
Apa kesalahan umum menghitung BEP?
Tiga yang paling sering: (1) mencampur biaya tetap dan variabel — misal gaji borongan dimasukkan ke biaya tetap; (2) lupa biaya 'tak terlihat' seperti penyusutan alat, kemasan, dan fee marketplace per transaksi; (3) menghitung BEP sekali lalu dilupakan — hitung ulang tiap ada perubahan harga atau biaya.
Titik Impas / BEP per Bulan
Rp43