🎉 100% GRATIS SELAMANYA

duid.tech

XIRR Jual Sebagian: Tarik Rp8 Juta di Bulan 6, Sisa Rp6 Juta

Ambil untung di tengah jalan — total terima Rp14 juta dari setor Rp10 juta dalam setahun.

Hasil. XIRR Tahunan pada skenario ini adalah 61,74%. Artinya, xIRR portofoliomu ≈ 61,74% per tahun. Artinya: dengan total setor Rp10.000.000 dan total terima Rp14.000.000 selama 12 bulan, tingkat tahunan yang membuat nilai kini (NPV) seluruh arus kas tepat nol adalah 61,74%. Inilah imbal hasil tahunan efektifmu setelah memperhitungkan kapan setiap setoran dan penarikan terjadi — bukan sekadar total untung dibagi total setor. Sebagai pembanding, CAGR sederhananya 40,00%; selisihnya muncul karena CAGR mengabaikan timing setoran di tengah jalan. Catatan jujur: hasil memakai aproksimasi bulan penuh dan metode bisection (bukan Newton-Raphson seperti Excel), jadi bisa beda tipis di desimal kecil dari XIRR spreadsheet.

Cara hitung. Kamu setor Rp10 juta di Januari, top-up Rp5 juta di Juni, tarik Rp3 juta di September, lalu portofoliomu bernilai Rp15 juta di Desember. Berapa sebenarnya imbal hasil tahunanmu? Return sederhana (total untung dibagi total setor) tidak bisa menjawab dengan jujur — ia mengabaikan kapan setiap rupiah masuk dan keluar. Di sinilah XIRR bekerja: ia mencari satu angka, tingkat tahunan, yang membuat nilai kini (NPV) dari seluruh arus kasmu tepat nol. Cara kerjanya: isi investasi awalmu, lalu catat hingga 5 arus kas tambahan sebagai pasangan bulan dan nominal — angka negatif berarti setor atau top-up (uang keluar), angka positif berarti penarikan (uang masuk). Terakhir isi nilai portofoliomu saat ini dan di bulan ke berapa valuasi itu diukur. Kalkulator memakai metode bisection: mencoba berbagai tingkat tahunan r pada rentang −99% sampai 1.000% hingga NPV(r) ≈ 0, maksimal 200 iterasi. Kesalahan paling umum: menyamakan XIRR dengan return sederhana — padahal Rp5 juta yang disetor di bulan ke-11 'bekerja' jauh lebih singkat daripada Rp5 juta yang disetor di bulan pertama, dan XIRR memperhitungkan itu. Kesalahan kedua: salah tanda arus kas (setoran harus negatif, penarikan positif) — kalau terbalik, hasilnya ngawur atau tidak ada solusi. Kesalahan ketiga: mengira XIRR tinggi berarti investasinya aman — XIRR tidak mengukur risiko atau volatilitas sama sekali. Dan ingat, kalkulator ini membulatkan waktu ke bulan penuh, jadi hasilnya bisa beda tipis dari XIRR Excel yang memakai tanggal harian. Rincian: Total disetor (investasi awal + top-up) Rp10.000.000; Total diterima (penarikan + nilai akhir) Rp14.000.000; Keuntungan bersih Rp4.000.000.

Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada XIRR adalah metode matematika standar untuk mengukur imbal hasil arus kas bertanggal tidak beraturan — bukan aturan regulasi. Konsepnya mengikuti definisi umum fungsi XIRR (misalnya dokumentasi Microsoft Excel): mencari tingkat diskonto r sehingga nilai kini bersih (NPV) seluruh arus kas = 0. (terverifikasi 2026-10-19). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator XIRR Portofolio.

Masukkan Data Kamu

Investasi Awal (Rp)
Terbilang: sepuluh juta rupiahModal pertamamu di bulan 0. Otomatis dihitung sebagai arus keluar (negatif) — isi dengan angka positif.
Nilai Akhir Portofolio (Rp)
Terbilang: enam juta rupiahEstimasi nilai portofoliomu saat ini (atau saat dicairkan). Otomatis dihitung sebagai arus masuk (positif).
Bulan PenilaianDi bulan ke berapa nilai akhir di atas diukur, dihitung sejak investasi awal (bulan 0).

Contoh Cepat

XIRR Tahunan

61,74%

XIRR portofoliomu ≈ 61,74% per tahun. Artinya: dengan total setor Rp10.000.000 dan total terima Rp14.000.000 selama 12 bulan, tingkat tahunan yang membuat nilai kini (NPV) seluruh arus kas tepat nol adalah 61,74%. Inilah imbal hasil tahunan efektifmu setelah memperhitungkan kapan setiap setoran dan penarikan terjadi — bukan sekadar total untung dibagi total setor. Sebagai pembanding, CAGR sederhananya 40,00%; selisihnya muncul karena CAGR mengabaikan timing setoran di tengah jalan. Catatan jujur: hasil memakai aproksimasi bulan penuh dan metode bisection (bukan Newton-Raphson seperti Excel), jadi bisa beda tipis di desimal kecil dari XIRR spreadsheet.

💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu

💡 XIRR portofoliomu 61,7% per tahun — imbal hasil efektif setelah memperhitungkan kapan setiap setoran masuk. Bandingkan dengan CAGR sederhana 40,0% — bedanya adalah efek waktu setoranmu.

Hasil Hitungan

− Total disetor (investasi awal + top-up)

Rp10.000.000

+ Total diterima (penarikan + nilai akhir)

Rp14.000.000

Keuntungan bersih

Rp4.000.000

XIRR tahunan (bisection, 39 iterasi): 61,74%

Rp0

CAGR sederhana (pembanding): 40,00%

Rp0

Total disetor (investasi awal + top-up)Total diterima (penarikan + nilai akhir)
Threads X WhatsApp

100% Gratis.

Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya

NPV(r) = Σ CFᵢ ÷ (1 + r)^(tᵢ/12) — tᵢ dalam bulan sejak investasi awal Cari r (tingkat tahunan) sehingga NPV(r) = 0, via bisection pada r ∈ [−99%, 1.000%], maks. 200 iterasi CAGR pembanding = (Total Diterima ÷ Total Disetor)^(12 ÷ Bulan Penilaian) − 1

  1. NPV(r) = − Rp10.000.000/(1+r)^(0/12) + Rp8.000.000/(1+r)^(6/12) + Rp6.000.000/(1+r)^(12/12) = 0
  2. Bisection mencari r tahunan pada interval [−99%, 1.000%]: setelah 39 iterasi → r ≈ 61,74%, sehingga NPV(r) ≈ Rp-0 ≈ 0.
  3. CAGR pembanding = (Rp14.000.000 ÷ Rp10.000.000)^(12/12) − 1 = 40,00% — mengabaikan timing setoran di tengah jalan.
Asumsi & Batasan
  • Waktu arus kas diaproksimasi ke bulan penuh (t/12), bukan tanggal harian seperti XIRR Excel yang memakai basis 365 hari. Hasil bisa beda sedikit dari spreadsheet.
  • Pencarian memakai bisection, bukan Newton-Raphson seperti Excel. Keduanya mencari r yang sama, tapi angka desimal kecil bisa berbeda.
  • XIRR hanya terdefinisi bila ada minimal satu arus kas keluar (setor) dan satu arus kas masuk (tarik/nilai akhir). Bila tidak ada, kalkulator berkata jujur bahwa tidak ada solusi — bukan mengarang angka.
  • Bila tanda arus kas berubah berkali-kali (setor–tarik–setor–tarik), secara matematis bisa ada lebih dari satu akar; bisection menemukan satu di antaranya.
  • Nilai akhir adalah estimasi valuasi portofoliomu di bulan penilaian, bukan kas yang benar-benar sudah dicairkan — XIRR di sini mengukur imbal hasil seolah portofolio dicairkan saat itu.
  • XIRR bukan ukuran risiko: dua portofolio dengan XIRR sama bisa punya volatilitas dan kemungkinan rugi yang sangat berbeda.

Pertanyaan Umum

Apa bedanya XIRR dengan return sederhana?

Return sederhana = (nilai akhir − total setor) ÷ total setor — ia mengabaikan kapan setiap rupiah masuk. XIRR memperhitungkan timing: Rp5 juta yang disetor di bulan pertama 'bekerja' 12 bulan, sedangkan yang disetor di bulan ke-11 hanya bekerja 1 bulan. Hasilnya adalah imbal hasil tahunan efektif yang adil untuk pola setor tidak rutin.

Kenapa arus kas memakai bulan, bukan tanggal persis?

Karena tipe field yang tersedia tidak mencakup date picker, waktu diaproksimasi ke bulan penuh (t/12 tahun). XIRR Excel memakai tanggal harian dengan basis 365 hari, jadi hasil di sini bisa beda tipis — biasanya di desimal kecil.

Kenapa kalkulator bilang tidak ada solusi XIRR?

XIRR hanya terdefinisi bila ada minimal satu arus kas keluar (setor/top-up) dan satu arus kas masuk (penarikan atau nilai akhir). Kalau semua setoran nol, atau tidak ada hasil sama sekali, tidak ada tingkat diskonto yang bisa membuat NPV = 0 — kalkulator berkata jujur alih-alih mengarang angka. Cek juga tanda arus kasmu: setor harus negatif, tarik positif.

Apakah hasilnya sama persis dengan XIRR di Excel?

Hampir, tapi tidak dijamin identik. Excel memakai metode Newton-Raphson dengan tanggal harian; kalkulator ini memakai bisection dengan aproksimasi bulan penuh. Untuk pola arus kas normal, selisihnya hanya di desimal kecil.

XIRR portofolioku 25% — apakah itu berarti investasiku aman?

Tidak. XIRR hanya mengukur imbal hasil, bukan risiko. Dua portofolio bisa punya XIRR sama persis tetapi volatilitasnya beda jauh — satu naik stabil, satu naik-turun ekstrem. Selalu pisahkan pertanyaan 'berapa hasilnya' dari 'seberapa berisiko'.

Bagaimana cara mengisi arus kas yang benar?

Investasi awal diisi positif (otomatis dihitung sebagai arus keluar di bulan 0). Untuk 5 arus kas tambahan: isi negatif untuk setor/top-up — misalnya -5000000 — dan positif untuk penarikan — misalnya 3000000. Isi 0 bila tidak ada arus kas di bulan itu.

XIRR Tahunan

61,74%

Lihat Rincian ↓