Masukkan Data Kamu

Setoran Awal (Lump Sum)
Terbilang: sepuluh juta rupiahUang yang langsung kamu investasikan di awal, sekali saja. Isi 0 kalau kamu mulai murni dari setoran rutin.
Setoran Rutin Bulanan
Terbilang: satu juta rupiahSetoran tiap bulan, diasumsikan masuk di akhir bulan dan ikut dibungakan sejak itu.
Perkiraan Return (%/tahun) (%)Default 8% hanya ilustrasi, bukan janji return. Ubah sesuai skenario yang ingin kamu uji — mis. 5% (konservatif), 12% (agresif), atau negatif untuk skenario buruk.
Periode Investasi (tahun)Berapa lama uangmu dibiarkan bertumbuh. Makin lama, efek compounding makin terasa.

Contoh Cepat

Nilai Akhir Proyeksi

Rp205.142.438

PROYEKSI: dengan setoran awal Rp10.000.000 dan setoran rutin Rp1.000.000/bulan selama 10 tahun pada return 8,00%/tahun, nilai akhirmu diproyeksikan Rp205.142.438 — terdiri dari total setoran Rp130.000.000 dan pertumbuhan Rp75.142.438. Ingat: imbal hasil masa lalu TIDAK menjamin hasil di masa depan. Angka ini adalah simulasi ilustratif dengan return konstan, belum termasuk pajak dan biaya manajer investasi — bukan nasihat investasi. Pelajari prospektus dan fund fact sheet sebelum memutuskan.

💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu

💡 Dari Rp130.000.000 yang kamu setor, Rp75.142.438 adalah pertumbuhan — danamu berkembang 1,58× lipat dalam proyeksi 8,0% per tahun. Ingat: ini proyeksi, bukan janji return.

Hasil Hitungan

+ Setoran awal (lump sum)

Rp10.000.000

+ Total setoran rutin (Rp1.000.000/bulan × 120 bulan)

Rp120.000.000

+ Total pertumbuhan (return 8,00%/tahun)

Rp75.142.438

Nilai akhir proyeksi

Rp205.142.438

Setoran awal (lump sum)Total setoran rutin (Rp1.000.000/bulan × 120 bulan)Total pertumbuhan (return 8,00%/tahun)
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya

Nilai Akhir = Setoran Awal × (1 + r/12)^(12n) + Setoran Bulanan × [((1 + r/12)^(12n) − 1) ÷ (r/12)] Untuk r = 0: Nilai Akhir = Setoran Awal + Setoran Bulanan × 12n r = return tahunan (pecahan), n = periode dalam tahun, setoran bulanan diasumsikan masuk tiap akhir bulan.

  1. Tingkat bulanan = 8,00%/tahun ÷ 12 = 0,6667%
  2. Setoran awal tumbuh = Rp10.000.000 × (1 + 0,6667%)^120 = Rp22.196.402
  3. Setoran rutin = Rp1.000.000 × [((1 + 0,6667%)^120 − 1) ÷ 0,6667%] = Rp182.946.035
  4. Nilai akhir = Rp22.196.402 + Rp182.946.035 = Rp205.142.438
Asumsi & Batasan
  • Imbal hasil bisa nol bahkan negatif — reksa dana tidak menjamin return apa pun. Angka default 8%/tahun hanyalah ilustrasi untuk contoh, bukan janji, target resmi, atau perkiraan kinerja produk mana pun.
  • Compounding bulanan disederhanakan: setoran rutin diasumsikan masuk tiap akhir bulan dan return tahunan dibagi 12 sama rata. NAB reksa dana aslinya bergerak harian dan tidak pernah rata seperti ini.
  • Return dianggap konstan setiap tahun selama periode proyeksi. Pasar nyata fluktuatif — hasil akhir bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari angka ini.
  • Belum termasuk pajak (mis. PPh final atas kupon/bunga di dalam portofolio reksa dana) dan belum termasuk biaya manajer investasi seperti management fee, subscription fee, dan redemption fee — nilai bersih aslimu akan sedikit lebih kecil dari proyeksi ini.
  • Proyeksi ini bukan nasihat investasi dan bukan rekomendasi produk. Keputusan investasi tetap milikmu setelah membaca prospektus dan fund fact sheet.

Pertanyaan Umum

Apakah return 8% per tahun dijamin untuk reksa dana?

Tidak. Tidak ada reksa dana yang menjamin return — angka 8% di sini murni ilustrasi agar kamu punya titik awal simulasi. Kinerja masa lalu produk mana pun bukan jaminan kinerja masa depan. Selalu uji juga skenario return rendah atau negatif.

Kenapa hasil setoran rutin bulanan bisa lebih besar dari setoran awal yang besar?

Karena dua hal: total modal yang masuk lewat setoran rutin biasanya jauh lebih besar dari satu kali lump sum, dan setiap setoran ikut mendapatkan compounding sejak bulan ia masuk. Makin lama periodenya, makin dominan efek setoran rutin.

Apakah proyeksi ini sudah dikurangi pajak dan biaya?

Belum. Hasil di sini adalah nilai kotor sebelum pajak (mis. PPh final atas kupon/bunga di dalam portofolio) dan sebelum biaya manajer investasi seperti management fee, subscription fee, dan redemption fee. Nilai bersih aslimu akan sedikit lebih kecil.

Apa bedanya kalkulator ini dengan kalkulator bunga majemuk?

Rumus dasarnya sama — future value dengan compounding. Bedanya, kalkulator ini dirancang untuk pola investasi reksa dana: kombinasi lump sum + setoran rutin bulanan, dengan return yang bisa kamu ubah-ubah untuk skenario, plus penegasan bahwa ini bukan janji return.

Bisakah return-nya negatif? Bagaimana hasilnya?

Bisa — isi return dengan angka negatif untuk mensimulasikan skenario buruk, mis. −3%/tahun. Hasilnya akan menunjukkan total pertumbuhan negatif, alias nilai akhirmu lebih kecil dari total setoranmu.

Didukung oleh duid.tech — Kalkulator Proyeksi Reksa Dana