Kalkulator Proyeksi Reksa Dana
Proyeksikan nilai investasimu dari setoran awal + setoran rutin bulanan dengan return tahunan yang bisa kamu ubah — compounding bulanan.
⚡ JAWABAN CEPAT
Kalkulator Proyeksi Reksa Dana: Proyeksikan nilai investasimu dari setoran awal + setoran rutin bulanan dengan return tahunan yang bisa kamu ubah — compounding bulanan.
Contoh hitungan (input default): Nilai Akhir Proyeksi
Rp205.142.438
Kamu sudah rutin nabung reksa dana tiap bulan, tapi penasaran: 10 tahun dari sekarang uangmu jadi berapa? Kalkulator ini menjawabnya dengan jujur — sebagai proyeksi, bukan janji. Kamu memasukkan setoran awal (lump sum), setoran rutin bulanan, perkiraan return tahunan, dan jangka waktu; hasilnya adalah nilai akhir kalau return itu benar-benar tercapai setiap tahunnya. Cara kerjanya memakai compounding bulanan: setoran awalmu dibungakan selama seluruh periode, dan setiap setoran bulanan ikut dibungakan sejak bulan ia masuk. Rumusnya sederhana — nilai akhir = setoran awal × (1 + r/12)^(12n) + setoran bulanan × [((1 + r/12)^(12n) − 1) ÷ (r/12)] — dengan penanganan khusus saat return 0% agar tidak error pembagian nol. Kamu juga bisa menggeser return untuk melihat skenario optimis, realistis, dan pesimis. Kesalahan paling umum: menganggap angka default 8%/tahun sebagai return yang dijanjikan — padahal reksa dana tidak menjamin return apa pun, dan angka itu murni ilustrasi yang wajib kamu ubah sesuai ekspektasimu. Kesalahan kedua: membandingkan proyeksi ini dengan NAB harian lalu kecewa saat angkanya tidak mulus — model ini memakai return konstan yang diratakan, sedangkan pasar nyata naik-turun. Kesalahan ketiga: lupa bahwa hasil di sini belum dipotong pajak dan biaya manajer investasi, jadi nilai bersih aslimu akan sedikit lebih kecil.
Data terverifikasi. Dasar hukum: Model matematika ilustratif (non-regulasi): rumus future value dengan compounding bulanan. OJK mengatur produk, manajer investasi, dan pengungkapan risiko reksa dana — bukan menjanjikan atau menetapkan tingkat return. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikasi kinerja masa depan, sesuai standar pengungkapan dalam prospektus reksa dana di Indonesia. · diverifikasi 2026-10-19
Nilai Akhir Proyeksi
Rp205.142.438
PROYEKSI: dengan setoran awal Rp10.000.000 dan setoran rutin Rp1.000.000/bulan selama 10 tahun pada return 8,00%/tahun, nilai akhirmu diproyeksikan Rp205.142.438 — terdiri dari total setoran Rp130.000.000 dan pertumbuhan Rp75.142.438. Ingat: imbal hasil masa lalu TIDAK menjamin hasil di masa depan. Angka ini adalah simulasi ilustratif dengan return konstan, belum termasuk pajak dan biaya manajer investasi — bukan nasihat investasi. Pelajari prospektus dan fund fact sheet sebelum memutuskan.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 Dari Rp130.000.000 yang kamu setor, Rp75.142.438 adalah pertumbuhan — danamu berkembang 1,58× lipat dalam proyeksi 8,0% per tahun. Ingat: ini proyeksi, bukan janji return.
Hasil Hitungan
| + Setoran awal (lump sum) | Rp10.000.000 | 100,0% |
| + Total setoran rutin (Rp1.000.000/bulan × 120 bulan) | Rp120.000.000 | 1200,0% |
| + Total pertumbuhan (return 8,00%/tahun) | Rp75.142.438 | 751,4% |
| Nilai akhir proyeksi | Rp205.142.438 | 2051,4% |
+ Setoran awal (lump sum)
Rp10.000.000
+ Total setoran rutin (Rp1.000.000/bulan × 120 bulan)
Rp120.000.000
+ Total pertumbuhan (return 8,00%/tahun)
Rp75.142.438
Nilai akhir proyeksi
Rp205.142.438
100% Gratis.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
Nilai Akhir = Setoran Awal × (1 + r/12)^(12n) + Setoran Bulanan × [((1 + r/12)^(12n) − 1) ÷ (r/12)] Untuk r = 0: Nilai Akhir = Setoran Awal + Setoran Bulanan × 12n r = return tahunan (pecahan), n = periode dalam tahun, setoran bulanan diasumsikan masuk tiap akhir bulan.
- Tingkat bulanan = 8,00%/tahun ÷ 12 = 0,6667%
- Setoran awal tumbuh = Rp10.000.000 × (1 + 0,6667%)^120 = Rp22.196.402
- Setoran rutin = Rp1.000.000 × [((1 + 0,6667%)^120 − 1) ÷ 0,6667%] = Rp182.946.035
- Nilai akhir = Rp22.196.402 + Rp182.946.035 = Rp205.142.438
Asumsi & Batasan
- Imbal hasil bisa nol bahkan negatif — reksa dana tidak menjamin return apa pun. Angka default 8%/tahun hanyalah ilustrasi untuk contoh, bukan janji, target resmi, atau perkiraan kinerja produk mana pun.
- Compounding bulanan disederhanakan: setoran rutin diasumsikan masuk tiap akhir bulan dan return tahunan dibagi 12 sama rata. NAB reksa dana aslinya bergerak harian dan tidak pernah rata seperti ini.
- Return dianggap konstan setiap tahun selama periode proyeksi. Pasar nyata fluktuatif — hasil akhir bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari angka ini.
- Belum termasuk pajak (mis. PPh final atas kupon/bunga di dalam portofolio reksa dana) dan belum termasuk biaya manajer investasi seperti management fee, subscription fee, dan redemption fee — nilai bersih aslimu akan sedikit lebih kecil dari proyeksi ini.
- Proyeksi ini bukan nasihat investasi dan bukan rekomendasi produk. Keputusan investasi tetap milikmu setelah membaca prospektus dan fund fact sheet.
Pertanyaan Umum
Apakah return 8% per tahun dijamin untuk reksa dana?
Tidak. Tidak ada reksa dana yang menjamin return — angka 8% di sini murni ilustrasi agar kamu punya titik awal simulasi. Kinerja masa lalu produk mana pun bukan jaminan kinerja masa depan. Selalu uji juga skenario return rendah atau negatif.
Kenapa hasil setoran rutin bulanan bisa lebih besar dari setoran awal yang besar?
Karena dua hal: total modal yang masuk lewat setoran rutin biasanya jauh lebih besar dari satu kali lump sum, dan setiap setoran ikut mendapatkan compounding sejak bulan ia masuk. Makin lama periodenya, makin dominan efek setoran rutin.
Apakah proyeksi ini sudah dikurangi pajak dan biaya?
Belum. Hasil di sini adalah nilai kotor sebelum pajak (mis. PPh final atas kupon/bunga di dalam portofolio) dan sebelum biaya manajer investasi seperti management fee, subscription fee, dan redemption fee. Nilai bersih aslimu akan sedikit lebih kecil.
Apa bedanya kalkulator ini dengan kalkulator bunga majemuk?
Rumus dasarnya sama — future value dengan compounding. Bedanya, kalkulator ini dirancang untuk pola investasi reksa dana: kombinasi lump sum + setoran rutin bulanan, dengan return yang bisa kamu ubah-ubah untuk skenario, plus penegasan bahwa ini bukan janji return.
Bisakah return-nya negatif? Bagaimana hasilnya?
Bisa — isi return dengan angka negatif untuk mensimulasikan skenario buruk, mis. −3%/tahun. Hasilnya akan menunjukkan total pertumbuhan negatif, alias nilai akhirmu lebih kecil dari total setoranmu.
Nilai Akhir Proyeksi
Rp205.142.438
📚 Referensi & Dasar Hukum Resmi
Perhitungan ini mengacu pada Model matematika ilustratif (non-regulasi): rumus future value dengan compounding bulanan. OJK mengatur produk, manajer investasi, dan pengungkapan risiko reksa dana — bukan menjanjikan atau menetapkan tingkat return. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikasi kinerja masa depan, sesuai standar pengungkapan dalam prospektus reksa dana di Indonesia. (terverifikasi 2026-10-19). Periksa juga sumber resmi terkait:
📖 Bacaan & Bedah Kasus Terkait
-
Emas Antam vs Reksa Dana vs SBN Ritel: Jebakan Spread Buyback 7,75%
🔢 Emas harus naik 7,75% hanya untuk balik modal · ⏱ 7 menit
-
Dana Darurat Ideal: Berapa Bulan Pengeluaran dan Disimpan di Instrumen Apa
🔢 Target dana darurat: Rp48 jt (lajang) s.d. Rp96 jt (menikah+tanggungan) · ⏱ 6 menit
-
Reksa Dana Pasar Uang vs Deposito untuk Dana Darurat: Likuiditas vs Kepastian
🔢 RDPU 6%: Rp53,08 jt vs deposito neto Rp51,4 jt — tapi satu tak dijamin LPS · ⏱ 7 menit
-
Bedah Biaya Tersembunyi Reksa Dana: Bagaimana Expense Ratio 2%/Tahun Memangkas Hasil Investasi Jangka Panjang
🔢 Expense ratio 2%/tahun memangkas Rp3.500.246 dalam 10 tahun · ⏱ 7 menit
-
Asuransi Jiwa Term Life Murni vs Unit Link: Bedah Selisih Premi 20 Tahun dan Biaya Akuisisi yang Memakan Investasi
🔢 Biaya akuisisi Rp24 jt — tahun pertama Rp0 masuk investasi · ⏱ 5 menit
Kalkulator Terkait
-
Kalkulator Bunga Majemuk
Hitung nilai akhir tabungan/investasi dengan bunga berbunga: bandingkan frekuensi kapitalisasi dan tambah setoran berkala.
-
Kalkulator Dana Darurat
Target dana darurat ideal dari pengeluaran bulananmu, plus cicilan nabung per bulan sampai target terkumpul.
-
Kalkulator SBN Ritel vs Deposito (Setelah Pajak)
Imbal hasil bersih ORI/SR/SBR/ST (pajak 10%) vs deposito bank/BPR/digital (pajak 20%) + cek penjaminan LPS.
🔍 Cek Kasus Serupa
Kasus siap hitung — klik untuk membuka skenarionya langsung dengan angka terisi.
Dana Pendidikan Anak: Rutin Rp1 Jt/Bulan Selama 12 Tahun
Kalkulator Proyeksi Reksa Dana
Tabungan Pensiun 20 Tahun: Rutin Rp2 Jt/Bulan
Kalkulator Proyeksi Reksa Dana
Mulai dari Nol: Rutin Rp500 Ribu/Bulan, 15 Tahun
Kalkulator Proyeksi Reksa Dana
Lump Sum Rp100 Jt Tanpa Setoran Rutin
Kalkulator Proyeksi Reksa Dana
Rp10 Juta × 6% × 5 Tahun, Kapitalisasi Tahunan
Kalkulator Bunga Majemuk
Input Sama, Kapitalisasi Bulanan: Rp13.488.502
Kalkulator Bunga Majemuk
Dana Darurat untuk Lajang dengan Pengeluaran 5 Juta per Bulan
Kalkulator Dana Darurat
Dana Darurat Pasangan Menikah Pengeluaran 10 Juta
Kalkulator Dana Darurat
Skenario Populer
- Dana Pendidikan Anak: Rutin Rp1 Jt/Bulan Selama 12 Tahun
- Tabungan Pensiun 20 Tahun: Rutin Rp2 Jt/Bulan
- Mulai dari Nol: Rutin Rp500 Ribu/Bulan, 15 Tahun
- Lump Sum Rp100 Jt Tanpa Setoran Rutin
- Skenario Konservatif: Return 5%/Tahun
- Skenario Agresif: Return 12%/Tahun
- Skenario Buruk: Return −3%/Tahun
- Return 0%: Tanpa Pertumbuhan Sama Sekali
- Kumpulkan DP Rumah dalam 5 Tahun
- Dana Haji/Umroh 15 Tahun: Rutin Rp1,5 Jt/Bulan