Data terverifikasi. Dasar hukum: Praktik manajemen portofolio (Modern Portfolio Theory, Harry Markowitz 1952) — bukan aturan resmi. Rebalancing adalah teknik menjaga alokasi aset tetap sesuai rencana, bukan kewajiban regulasi; OJK sendiri menekankan diversifikasi sebagai cara mengendalikan risiko. · diverifikasi 2026-10-19
Dana yang Perlu Dipindahkan
Rp14.000.000
Untuk mengembalikan portofolio Rp105.000.000 ke target alokasimu (Saham 50,00% · Obligasi 30,00% · Pasar Uang 15,00% · Emas 5,00%): beli Saham Rp2.500.000; Obligasi Rp11.500.000 dan jual Pasar Uang Rp9.250.000; Emas Rp4.750.000. Dana yang perlu dipindahkan (setiap perpindahan dihitung sekali): Rp14.000.000. Estimasi biaya transaksi: Rp28.000 (fee 0,10% × total sisi jual+beli Rp28.000.000). Rebalancing disarankan: drift Saham 2,38%; Obligasi 10,95%; Pasar Uang 8,81%; Emas 4,52% melewati toleransimu 1,00%.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 Drift terbesarmu 10,95% dari target — rebalance memindahkan Rp14.000.000 dengan estimasi biaya transaksi Rp28.000. Rebalance hanya saat drift melewati toleransimu, jangan tiap hari.
| Nilai target Saham (50,00%) | Rp52.500.000 | |
| Nilai target Obligasi (30,00%) | Rp31.500.000 | |
| Nilai target Pasar Uang (15,00%) | Rp15.750.000 | |
| Nilai target Emas (5,00%) | Rp5.250.000 | |
| − Total jual (dari kelas yang kelebihan bobot) | Rp14.000.000 | 100,0% |
| + Total beli (ke kelas yang kekurangan bobot) | Rp14.000.000 | 100,0% |
| − Estimasi biaya (fee 0,10% × Rp28.000.000) | Rp28.000 | 0,2% |
| Net dipindahkan (hero) | Rp14.000.000 | 100,0% |
Nilai target Saham (50,00%)
Rp52.500.000
Nilai target Obligasi (30,00%)
Rp31.500.000
Nilai target Pasar Uang (15,00%)
Rp15.750.000
Nilai target Emas (5,00%)
Rp5.250.000
− Total jual (dari kelas yang kelebihan bobot)
Rp14.000.000
+ Total beli (ke kelas yang kekurangan bobot)
Rp14.000.000
− Estimasi biaya (fee 0,10% × Rp28.000.000)
Rp28.000
Net dipindahkan (hero)
Rp14.000.000
nilaiTargetᵢ = Total × (targetᵢ ÷ 100) tradeᵢ = nilaiTargetᵢ − nilaiAktualᵢ (positif = BELI, negatif = JUAL) driftᵢ = |nilaiAktualᵢ ÷ Total − targetᵢ ÷ 100| Dana yang perlu dipindahkan (hero) = Σ|tradeᵢ| ÷ 2 Estimasi biaya = feeTransaksi × Σ|tradeᵢ| Rebalancing disarankan bila ada driftᵢ > toleransi
Drift adalah penyimpangan bobot aktual suatu kelas aset dari targetnya, diukur dalam poin persen. Contoh: target saham 50%, aktual 53% → drift 3 poin. Drift muncul karena tiap kelas aset tumbuh dengan kecepatan berbeda. Selama drift masih di dalam toleransimu, tidak perlu rebalance.
Karena setiap rupiah yang dipindahkan tercatat dua kali: sekali sebagai sisi jual (keluar dari kelas yang kelebihan) dan sekali sebagai sisi beli (masuk ke kelas yang kekurangan). Membagi dua menghindari double-counting — dana yang benar-benar berpindah tangan adalah setengah dari total sisi jual+beli.
Aturan praktisnya: rebalance hanya saat ada drift yang melewati toleransimu (default 1%), atau pada jadwal tetap (mis. tiap 6–12 bulan). Jangan rebalance terlalu sering — fee transaksi dikenakan di sisi jual dan beli, jadi rebalance berlebihan bisa menggerus return.
Belum. Estimasi biaya hanya memakai fee transaksi yang kamu isi (fee × total sisi jual+beli). Pajak atas keuntungan penjualan — misalnya PPh final atas penjualan saham — tidak dihitung di sini.
Kalkulator tidak memberi nasihat investasi — target adalah inputmu sendiri. Aturan kasarnya: makin muda dan makin panjang horizon investasimu, makin besar porsi aset berisiko (saham) yang umumnya dipakai; makin dekat tujuan, makin besar porsi aset aman (obligasi/pasar uang). Sesuaikan dengan profil risikomu.
Kalkulator memberi peringatan di langkah perhitungan dan memakai targetmu apa adanya tanpa dinormalisasi. Idealnya perbaiki dulu agar totalnya tepat 100%, supaya seluruh dana teralokasikan dan angkanya bermakna.
Didukung oleh duid.tech — Kalkulator Rebalancing Portofolio