Kalkulator Rebalancing Portofolio
Hitung berapa yang harus kamu beli/jual untuk mengembalikan alokasi portofoliomu (saham, obligasi, pasar uang, emas) ke target semula — lengkap dengan estimasi biaya transaksi dan cek drift vs toleransi.
⚡ JAWABAN CEPAT
Kalkulator Rebalancing Portofolio: Hitung berapa yang harus kamu beli/jual untuk mengembalikan alokasi portofoliomu (saham, obligasi, pasar uang, emas) ke target semula — lengkap dengan estimasi biaya transaksi dan cek drift vs toleransi.
Contoh hitungan (input default): Dana yang Perlu Dipindahkan
Rp14.000.000
Kamu menetapkan target alokasi 50% saham, 30% obligasi, 15% pasar uang, 5% emas. Setahun berlalu, saham naik tajam dan sekarang porsinya 65% — tanpa kamu sadari, risiko portofoliomu ikut berubah. Di sinilah rebalancing bekerja: menjual sebagian kelas aset yang kelebihan bobot dan membeli yang kekurangan, supaya komposisinya kembali sesuai rencanamu. Cara kerjanya: isi target alokasimu (totalnya harus 100%), nilai aktual tiap kelas aset saat ini, fee transaksi, dan toleransi drift. Kalkulator menghitung nilai target tiap kelas, selisihnya dengan nilai aktual (positif = beli, negatif = jual), drift tiap kelas, lalu menyimpulkan apakah ada drift yang melewati toleransimu. Dana yang perlu dipindahkan dihitung sebagai Σ|trade| ÷ 2 — setiap perpindahan dana dihitung sekali, bukan dua kali. Kesalahan paling umum: rebalance hanya saat drift melewati toleransi — jangan rebalance setiap minggu karena biaya transaksi (fee dikenakan saat jual dan beli) bisa menggerus return. Kesalahan kedua: lupa bahwa total target harus 100% — kalau tidak, kalkulator memberi peringatan dan memakai targetmu apa adanya. Dan ingat: kalkulator ini bukan nasihat investasi — target alokasi yang tepat tetap tergantung profil risikomu sendiri.
Data terverifikasi. Dasar hukum: Praktik manajemen portofolio (Modern Portfolio Theory, Harry Markowitz 1952) — bukan aturan resmi. Rebalancing adalah teknik menjaga alokasi aset tetap sesuai rencana, bukan kewajiban regulasi; OJK sendiri menekankan diversifikasi sebagai cara mengendalikan risiko. · diverifikasi 2026-10-19
Dana yang Perlu Dipindahkan
Rp14.000.000
Untuk mengembalikan portofolio Rp105.000.000 ke target alokasimu (Saham 50,00% · Obligasi 30,00% · Pasar Uang 15,00% · Emas 5,00%): beli Saham Rp2.500.000; Obligasi Rp11.500.000 dan jual Pasar Uang Rp9.250.000; Emas Rp4.750.000. Dana yang perlu dipindahkan (setiap perpindahan dihitung sekali): Rp14.000.000. Estimasi biaya transaksi: Rp28.000 (fee 0,10% × total sisi jual+beli Rp28.000.000). Rebalancing disarankan: drift Saham 2,38%; Obligasi 10,95%; Pasar Uang 8,81%; Emas 4,52% melewati toleransimu 1,00%.
💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu
💡 Drift terbesarmu 10,95% dari target — rebalance memindahkan Rp14.000.000 dengan estimasi biaya transaksi Rp28.000. Rebalance hanya saat drift melewati toleransimu, jangan tiap hari.
Hasil Hitungan
| Nilai target Saham (50,00%) | Rp52.500.000 | |
| Nilai target Obligasi (30,00%) | Rp31.500.000 | |
| Nilai target Pasar Uang (15,00%) | Rp15.750.000 | |
| Nilai target Emas (5,00%) | Rp5.250.000 | |
| − Total jual (dari kelas yang kelebihan bobot) | Rp14.000.000 | 100,0% |
| + Total beli (ke kelas yang kekurangan bobot) | Rp14.000.000 | 100,0% |
| − Estimasi biaya (fee 0,10% × Rp28.000.000) | Rp28.000 | 0,2% |
| Net dipindahkan (hero) | Rp14.000.000 | 100,0% |
Nilai target Saham (50,00%)
Rp52.500.000
Nilai target Obligasi (30,00%)
Rp31.500.000
Nilai target Pasar Uang (15,00%)
Rp15.750.000
Nilai target Emas (5,00%)
Rp5.250.000
− Total jual (dari kelas yang kelebihan bobot)
Rp14.000.000
+ Total beli (ke kelas yang kekurangan bobot)
Rp14.000.000
− Estimasi biaya (fee 0,10% × Rp28.000.000)
Rp28.000
Net dipindahkan (hero)
Rp14.000.000
100% Gratis.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
nilaiTargetᵢ = Total × (targetᵢ ÷ 100) tradeᵢ = nilaiTargetᵢ − nilaiAktualᵢ (positif = BELI, negatif = JUAL) driftᵢ = |nilaiAktualᵢ ÷ Total − targetᵢ ÷ 100| Dana yang perlu dipindahkan (hero) = Σ|tradeᵢ| ÷ 2 Estimasi biaya = feeTransaksi × Σ|tradeᵢ| Rebalancing disarankan bila ada driftᵢ > toleransi
- Total portofolio = Σ nilai aktual = Rp105.000.000.
- Saham: target 50,00% × Rp105.000.000 = Rp52.500.000; aktual Rp50.000.000 (47,62%); drift = |47,62% − 50,00%| = 2,38%; aksi: BELI Rp2.500.000.
- Obligasi: target 30,00% × Rp105.000.000 = Rp31.500.000; aktual Rp20.000.000 (19,05%); drift = |19,05% − 30,00%| = 10,95%; aksi: BELI Rp11.500.000.
- Pasar Uang: target 15,00% × Rp105.000.000 = Rp15.750.000; aktual Rp25.000.000 (23,81%); drift = |23,81% − 15,00%| = 8,81%; aksi: JUAL Rp9.250.000.
- Emas: target 5,00% × Rp105.000.000 = Rp5.250.000; aktual Rp10.000.000 (9,52%); drift = |9,52% − 5,00%| = 4,52%; aksi: JUAL Rp4.750.000.
Asumsi & Batasan
- Bukan nasihat investasi: target alokasi adalah inputmu sendiri — kalkulator hanya menghitung selisihnya terhadap aktual, bukan menilai apakah targetmu tepat.
- Tidak ada tarif yang di-hardcode — fee transaksi dan toleransi sepenuhnya editable dari field.
- Estimasi biaya = fee × total sisi jual+beli (Σ|trade|): fee dikenakan dua arah, saat menjual kelas yang kelebihan bobot maupun saat membeli yang kekurangan.
- Rebalancing diasumsikan bisa dieksekusi penuh pada harga/nilai saat ini (slippage dan spread diabaikan).
- Pajak atas keuntungan penjualan (mis. PPh final) tidak dihitung — untuk estimasi pajak, gunakan kalkulator pajak terkait.
- Target ideal berjumlah 100%; bila tidak, kalkulator memberi peringatan di langkah perhitungan dan memakai target apa adanya tanpa normalisasi.
- Drift diukur per kelas aset dari selisih bobot aktual vs target, bukan dari perubahan nilai nominal.
Pertanyaan Umum
Apa itu drift portofolio?
Drift adalah penyimpangan bobot aktual suatu kelas aset dari targetnya, diukur dalam poin persen. Contoh: target saham 50%, aktual 53% → drift 3 poin. Drift muncul karena tiap kelas aset tumbuh dengan kecepatan berbeda. Selama drift masih di dalam toleransimu, tidak perlu rebalance.
Kenapa dana yang dipindahkan = Σ|trade| ÷ 2, bukan Σ|trade|?
Karena setiap rupiah yang dipindahkan tercatat dua kali: sekali sebagai sisi jual (keluar dari kelas yang kelebihan) dan sekali sebagai sisi beli (masuk ke kelas yang kekurangan). Membagi dua menghindari double-counting — dana yang benar-benar berpindah tangan adalah setengah dari total sisi jual+beli.
Kapan saya perlu rebalance?
Aturan praktisnya: rebalance hanya saat ada drift yang melewati toleransimu (default 1%), atau pada jadwal tetap (mis. tiap 6–12 bulan). Jangan rebalance terlalu sering — fee transaksi dikenakan di sisi jual dan beli, jadi rebalance berlebihan bisa menggerus return.
Apakah estimasi biaya sudah termasuk pajak?
Belum. Estimasi biaya hanya memakai fee transaksi yang kamu isi (fee × total sisi jual+beli). Pajak atas keuntungan penjualan — misalnya PPh final atas penjualan saham — tidak dihitung di sini.
Target alokasi saya sebaiknya berapa?
Kalkulator tidak memberi nasihat investasi — target adalah inputmu sendiri. Aturan kasarnya: makin muda dan makin panjang horizon investasimu, makin besar porsi aset berisiko (saham) yang umumnya dipakai; makin dekat tujuan, makin besar porsi aset aman (obligasi/pasar uang). Sesuaikan dengan profil risikomu.
Bagaimana kalau target saya tidak berjumlah 100%?
Kalkulator memberi peringatan di langkah perhitungan dan memakai targetmu apa adanya tanpa dinormalisasi. Idealnya perbaiki dulu agar totalnya tepat 100%, supaya seluruh dana teralokasikan dan angkanya bermakna.
Dana yang Perlu Dipindahkan
Rp14.000.000
📚 Referensi & Dasar Hukum Resmi
Perhitungan ini mengacu pada Praktik manajemen portofolio (Modern Portfolio Theory, Harry Markowitz 1952) — bukan aturan resmi. Rebalancing adalah teknik menjaga alokasi aset tetap sesuai rencana, bukan kewajiban regulasi; OJK sendiri menekankan diversifikasi sebagai cara mengendalikan risiko. (terverifikasi 2026-10-19). Periksa juga sumber resmi terkait:
📖 Bacaan & Bedah Kasus Terkait
Kalkulator Terkait
-
Kalkulator XIRR Portofolio
XIRR = imbal hasil tahunan efektif dari arus kas yang tanggalnya tidak beraturan — jawaban jujur untuk 'sebenarnya portofolioku menghasilkan berapa persen per tahun?'
-
Kalkulator Bunga Majemuk
Hitung nilai akhir tabungan/investasi dengan bunga berbunga: bandingkan frekuensi kapitalisasi dan tambah setoran berkala.
-
Kalkulator Proyeksi Reksa Dana
Proyeksikan nilai investasimu dari setoran awal + setoran rutin bulanan dengan return tahunan yang bisa kamu ubah — compounding bulanan.
-
Kalkulator Dana Pensiun
Hitung berapa dana yang harus terkumpul saat pensiun (25× pengeluaran tahunan, disesuaikan inflasi), proyeksi tabunganmu, dan setoran bulanan yang dibutuhkan untuk menutup gap.
🔍 Cek Kasus Serupa
Kasus siap hitung — klik untuk membuka skenarionya langsung dengan angka terisi.
Rebalancing Agresif 80/10/5/5 untuk Investor Muda
Kalkulator Rebalancing Portofolio
Rebalancing Konservatif 20/50/25/5 Jelang Pensiun
Kalkulator Rebalancing Portofolio
Portofolio Sudah Seimbang: Tidak Perlu Rebalance
Kalkulator Rebalancing Portofolio
Saham Naik Tajam: Jual Rp20 Juta untuk Kembali ke 60%
Kalkulator Rebalancing Portofolio
XIRR Satu Setoran Rp10 Juta Jadi Rp11 Juta dalam 12 Bulan
Kalkulator XIRR Portofolio
XIRR DCA: Setor Rp10 Juta + Top-up Rp1 Juta di Bulan 3, 6, 9
Kalkulator XIRR Portofolio
Rp10 Juta × 6% × 5 Tahun, Kapitalisasi Tahunan
Kalkulator Bunga Majemuk
Input Sama, Kapitalisasi Bulanan: Rp13.488.502
Kalkulator Bunga Majemuk
Skenario Populer
- Rebalancing Agresif 80/10/5/5 untuk Investor Muda
- Rebalancing Konservatif 20/50/25/5 Jelang Pensiun
- Portofolio Sudah Seimbang: Tidak Perlu Rebalance
- Saham Naik Tajam: Jual Rp20 Juta untuk Kembali ke 60%
- Emas Meroket: Ambil Untung Emas Kembali ke Target 10%
- Toleransi Ketat 0,5%: Drift Kecil Ikut Kena Rebalance
- Fee 0%: Rebalancing Reksa Dana Tanpa Biaya Switching
- Target Emas 0%: Jual Seluruh Emas ke Kelas Lain
- Total Target 105%: Jalur Peringatan Total Bukan 100%
- Portofolio Kecil Rp10 Juta: Rebalance Tetap Bisa Dihitung