🎉 100% GRATIS SELAMANYA

duid.tech

Kalkulator Inflasi & Daya Beli

Lihat berapa daya beli uangmu yang tergerus inflasi dari tahun ke tahun, atau hitung berapa yang kamu butuhkan di masa depan agar nilainya tetap sama.

⚡ JAWABAN CEPAT

Kalkulator Inflasi & Daya Beli: Lihat berapa daya beli uangmu yang tergerus inflasi dari tahun ke tahun, atau hitung berapa yang kamu butuhkan di masa depan agar nilainya tetap sama.

Contoh hitungan (input default): Daya Beli Uangmu Nanti

Rp7.661.178

Rp10 juta hari ini tidak akan bisa membeli barang yang sama sepuluh tahun lagi. Itulah inflasi: kenaikan harga umum yang diam-diam menggerogoti daya beli uangmu, bahkan saat uang itu hanya disimpan dan tidak dibelanjakan. Kalkulator ini memakai rumus bunga majemuk terbalik untuk menunjukkan dua sisi yang sama: berapa nilai uangmu dalam daya beli masa depan, dan sebaliknya berapa nominal yang kamu butuhkan nanti agar tetap setara nilainya dengan hari ini. Angka inflasi default-nya adalah rata-rata inflasi tahunan BPS 2020-2025 dan bisa kamu ubah sesukamu.

Masukkan Data Kamu

Jumlah Uang Saat Ini
Terbilang: sepuluh juta rupiahNominal uang yang daya belinya ingin kamu ukur — mis. tabungan, gaji, atau target dana.
Mode Perhitungan
Jangka WaktuBerapa tahun ke depan yang ingin kamu proyeksikan.
Tingkat Inflasi per Tahun (%) (%)Asumsi inflasi tahunan. Default 2,7% = rata-rata inflasi tahunan BPS 2020-2025 — silakan ubah sesuai ekspektasimu.

Contoh Cepat

Daya Beli Uangmu Nanti

Rp7.661.178

Rp10.000.000 hari ini hanya setara daya beli Rp7.661.178 dalam 10 tahun bila inflasi 2,70% per tahun — Rp2.338.822 (23,39%) nilainya tergerus tanpa kamu belanjakan apa pun.

💡 Fakta Mengejutkan dari Angkamu

💸 Uang yang diam nilainya mundur: Rp2.338.822 (23,39%) daya belinya hilang dimakan inflasi. Inilah kenapa "nabung doang" tanpa imbal hasil adalah strategi yang pelan-pelan kalah.

Hasil Hitungan

Nominal hari ini

Rp10.000.000

Faktor erosi (1+i)^n = 1.305282

Rp1

− Tergerus inflasi

Rp2.338.822

Daya beli dalam 10 tahun

Rp7.661.178

Threads X WhatsApp

100% Gratis.

Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya

Faktor inflasi = (1 + i)^n, dengan i = tingkat inflasi tahunan, n = jumlah tahun Mode daya beli: Nilai Setara = Nominal ÷ (1 + i)^n Mode kebutuhan: Nominal Dibutuhkan = Nominal × (1 + i)^n Kehilangan/tambahan = selisih terhadap nominal awal; persentasenya terhadap nominal awal

  1. i = 2,70% per tahun; n = 10 tahun; faktor = (1 + i)^n = (1 + 2,70%)^10 = 1.305282
  2. Daya beli = Rp10.000.000 ÷ 1.305282 = Rp7.661.178
  3. Tergerus inflasi = Rp10.000.000 − Rp7.661.178 = Rp2.338.822 (23,39%)
Asumsi & Batasan
  • Tingkat inflasi diasumsikan KONSTAN setiap tahun selama periode — kenyataannya inflasi naik-turun (mis. 2022 melonjak ke 5,51% lalu 2024 hanya 1,57%).
  • Inflasi riil tiap barang dan jasa berbeda-beda: inflasi IHK nasional adalah rata-rata 150 kota, sedangkan keranjang belanjamu sendiri (makanan, sewa, sekolah) bisa tergerus lebih cepat atau lebih lambat.
  • Ini BUKAN prediksi harga masa depan — hanya proyeksi matematis dari asumsi inflasi yang kamu masukkan.
  • Angka default memakai rata-rata inflasi tahunan BPS 2020-2025 (2,7%); ubah sesuai ekspektasimu, mis. target inflasi Bank Indonesia 2,5±1%.

Pertanyaan Umum

Kenapa uang yang disimpan saja bisa berkurang nilainya?

Karena inflasi: harga barang dan jasa naik dari waktu ke waktu, sehingga nominal yang sama membeli lebih sedikit barang. Rp10 juta hari ini setara daya beli sekitar Rp7,44 juta sepuluh tahun lagi bila inflasi 3% per tahun.

Dari mana angka inflasi default 2,7% berasal?

Dari rata-rata inflasi tahunan (year-on-year Desember) BPS tahun 2020-2025: 1,68%, 1,87%, 5,51%, 2,61%, 1,57%, dan 2,92%. Datanya tersimpan di file referensi dan selalu bisa kamu ubah.

Apa beda dua mode perhitungan ini?

Keduanya memakai faktor yang sama, (1+i)^n, hanya dibalik. Mode daya beli membagi nominal dengan faktor itu untuk melihat nilai setaranya di masa depan. Mode kebutuhan mengalikan nominal dengan faktor itu untuk tahu berapa nominal masa depan yang setara nilainya dengan hari ini.

Apakah hasil ini prediksi harga yang akurat?

Bukan. Ini proyeksi matematis dengan asumsi inflasi konstan. Inflasi riil naik-turun setiap tahun dan berbeda untuk tiap kelompok barang — gunakan hasilnya sebagai gambaran kasar, bukan ramalan.

Kenapa inflasi 2022 tinggi sekali (5,51%)?

Terutama karena penyesuaian harga BBM bersubsidi pada September 2022 yang mendorong harga-harga lain. Tahun berikutnya inflasi kembali melandai ke 2,61%.

Bagaimana cara melindungi uang dari inflasi?

Menyimpan uang tunai membuat daya belinya tergerus pasti. Instrumen dengan imbal hasil di atas inflasi — mis. deposito, obligasi ritel, atau reksa dana — membantu nilainya bertahan. Bandingkan imbal hasilnya dengan asumsi inflasimu di kalkulator bunga majemuk.

Daya Beli Uangmu Nanti

Rp7.661.178

Lihat Rincian ↓

📚 Referensi & Dasar Hukum Resmi

Perhitungan ini mengacu pada Rumus matematika keuangan standar (bunga majemuk); inflasi bukan aturan hukum sehingga tidak ada dasar regulasi. Angka inflasi default dari rilis BPS 2020-2025 (file src/data/references/inflasi-bps.json), berstatus terkoroborasi dari pernyataan resmi BPS/BI yang dikutip media kredibel, dan selalu bisa diubah. (terverifikasi 2026-10-19). Periksa juga sumber resmi terkait:

📖 Bacaan & Bedah Kasus Terkait

Kalkulator Terkait

🔍 Cek Kasus Serupa

Kasus siap hitung — klik untuk membuka skenarionya langsung dengan angka terisi.

Skenario Populer