🎉 100% GRATIS SELAMANYA

duid.tech

⚡ JAWABAN CEPAT

Dengan upah Rp12 juta dan masa kerja 20 tahun, pensiun menurut Pasal 52 menghasilkan total Rp282.000.000 (pesangon Rp189 juta + UPMK Rp84 juta + UPH Rp9 juta) versus resign menurut Pasal 50 yang hanya Rp9.000.000 — selisih Rp273.000.000. Setelah pajak PP 68/2009 sebesar Rp29.800.000, bersih diterima Rp252.200.000.

Total hak pensiun
Rp282.000.000
Total hak resign
Rp9.000.000
Bersih setelah pajak
Rp252.200.000

Hitung kasusmu →

Pensiun vs Resign di Usia 50-an: Selisih Pesangon Bisa Ratusan Juta

Terbit 19 Oktober 2026 · Angka dihitung ulang otomatis dari mesin kalkulator & data referensi duid.tech setiap halaman diperbarui.

Ilustrasi jalan bercabang: pekerja senior di persimpangan antara pintu bertuliskan pensiun dan pintu bertuliskan resign, dengan amplop pesangon besar di satu sisi

Bayangkan dua pekerja dengan riwayat kerja yang persis sama: upah bulanan Rp12.000.000 (gaji pokok + tunjangan tetap), masa kerja 20 tahun mengabdi di perusahaan yang sama. Yang satu memasuki masa pensiun sesuai program perusahaan. Yang satu lagi bosan dan memutuskan mengundurkan diri. Tebak selisih hak yang mereka terima? Rp273.000.000 — ratusan juta rupiah, hanya karena berbeda kata pada surat keputusannya.

Ini bukan anekdot. Ini cara kerja PP No. 35 Tahun 2021: besarnya hak saat hubungan kerja berakhir ditentukan oleh alasan berakhirnya hubungan kerja, bukan sekadar lama mengabdi. Di artikel ini kita bedah dua skenario dengan angka yang sama-sama dihitung dari mesin kalkulator kami — supaya keputusan yang kamu ambil di usia 50-an bukan keputusan yang kamu sesali di usia 60-an.

Bedah Kasus: Satu Upah, Satu Masa Kerja, Dua Nasib

Asumsinya jelas dan berlabel: upah Rp12.000.000 per bulan, masa kerja 20 tahun, sisa cuti 10 hari, dan uang pisah Rp5.000.000. Semua angka di bawah ini adalah keluaran langsung dari formula produksi kami — bukan angka ketikan mati:

Komponen Pensiun Mengundurkan diri
Uang pesangon Rp189.000.000 Rp0
UPMK Rp84.000.000 Rp0
UPH Rp9.000.000 Rp9.000.000
Total hak (sebelum pajak) Rp282.000.000 Rp9.000.000

Lihat baris pertama dan kedua: pensiun mendapatkan Rp189.000.000 uang pesangon dan Rp84.000.000 UPMK. Yang mengundurkan diri? Rp0 di kedua baris itu — nol rupiah, karena pengali Pasal 50 adalah 0 untuk keduanya. Satu-satunya kesamaan adalah baris UPH — Rp9.000.000 — karena sisa cuti dan uang pisah memang tidak bergantung pada alasan keluarnya. Total akhirnya: Rp282.000.000 berbanding Rp9.000.000, selisih Rp273.000.000 hanya dari perbedaan satu kata: “pensiun” versus “mengundurkan diri”.

Dari Mana Angka-angkanya: Pasal 52 vs Pasal 50

Mesin kami memakai skala normatif PP 35/2021. Untuk masa kerja 20 tahun, tabelnya menghasilkan 9 bulan upah untuk uang pesangon dan 7 bulan upah untuk UPMK — angka dasar sebelum dikalikan pengali alasan. Di sinilah dua skenario ini berpisah jalan:

  • Pensiun (konteks Pasal 52 ayat 1): pengali pesangon 1,75× dan pengali UPMK 1×. Jadi pesangon = 9 × 1,75 × Rp12.000.000 = Rp189.000.000, dan UPMK = 7 × 1 × Rp12.000.000 = Rp84.000.000. Perhatikan: ini skema pensiun yang mengikuti program pensiun pemberi kerja — itulah yang dipakai formula kami. Satu detail tabel yang menguntungkan pekerja senior: 9 bulan upah adalah batas maksimum tabel pesangon, jadi masa kerja 20 tahun (dan berapa pun di atas 8 tahun) tidak lagi menambah dasar bulan upah — yang membedakan adalah pengali alasannya.
  • Mengundurkan diri (konteks Pasal 50): pengali pesangon 0× dan pengali UPMK 0×. Apapun masa kerjamu, kedua komponen ini lenyap. Yang tersisa hanyalah UPH.

Implikasinya praktis dan pahit: pekerja yang sudah mengabdi 20 tahun lalu mengundurkan diri satu bulan sebelum usia pensiun kehilangan Rp273.000.000 hak yang seharusnya bisa ia terima. Jangan menandatangani surat pengunduran diri sebelum berdiskusi dengan HRD tentang opsi pensiun — urutan penandatanganan dokumennya menentukan skema mana yang berlaku untukmu.

Resign Bukan Berarti Rp0: Kamu Tetap Punya UPH

Demi kejujuran, perlu diluruskan: narasi “resign = dapat Rp0” itu tidak tepat. Yang nol adalah uang pesangon dan UPMK. UPH (uang penggantian hak) tetap menjadi hak pekerja yang mengundurkan diri — dan pada contoh ini nilainya Rp9.000.000, terdiri dari:

  • Sisa cuti 10 hari × (Rp12.000.000 ÷ 30) — konversi cuti yang belum diambil menjadi uang;
  • Uang pisah Rp5.000.000 — sepanjang diatur di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau PKB;
  • Ditambah ongkos pulang untuk pekerja dan keluarganya ke tempat pekerja diterima bekerja (tidak ada pada contoh ini).

Jadi kalimat yang benar: yang mengundurkan diri tetap menerima Rp9.000.000 — kecil dibanding skema pensiun, tapi bukan nol. Pastikan perusahaan benar-benar menghitung sisa cutimu; banyak pekerja resign yang lupa menagih komponen ini.

Jangan Lupakan Pajak: PP 68/2009 Ikut Memotong

Total Rp282.000.000 itu masih bruto — sebelum pajak. Uang pesangon yang dibayar sekaligus dikenai PPh final PP 68/2009 dengan tarif bertingkat atas jumlah brutonya:

Bagian dari bruto pesangon Tarif final
Rp0 – Rp50.000.000 0%
Rp50.000.000 – Rp100.000.000 5%
Rp100.000.000 – Rp500.000.000 15%
Di atas Rp500.000.000 25%

Untuk total pensiun pada contoh ini (Rp282.000.000), pajak finalnya adalah Rp29.800.000 — sehingga yang benar-benar diterima bersih adalah Rp252.200.000. Kabar baiknya: Rp50.000.000 pertamanya bebas pajak, dan karena dibayar sekaligus serta sifatnya final, pajak ini tidak dihitung ulang di SPT Tahunan. Catatan penting: bila pesangon dibayar bertahap melebihi 2 tahun kalender, skemanya berubah menjadi tarif progresif Pasal 17 yang tidak final — hitung sendiri konsekuensinya sebelum menyetujui skema cicilan.

Coba Hitung dengan Angka Kamu Sendiri

Contoh di atas memakai angka ilustrasi. Masukkan upah, masa kerja, dan alasan PHK-mu ke kalkulator interaktif di bawah ini — rumusnya persis sama dengan yang dipakai di seluruh artikel ini:

Setelah tahu total hak kotornya, lanjutkan ke kalkulator pajak pesangon (PP 68/2009) untuk menghitung bersih setelah pajak seperti pada contoh di atas. Dan karena pesangon hanya menutup masa transisi — bukan 15–20 tahun masa pensiun — hitung juga kebutuhan dana pensiunmu di kalkulator dana pensiun, atau mulai dari kalkulator uang pesangon PHK versi lengkap bila ingin membandingkan semua alasan PHK sekaligus.

Kesimpulan: Tiga Hal yang Harus Kamu Ingat

📝 …jangan resign sebelum cek opsi pensiun

Pada contoh yang sama persis, pensiun memberi Rp282.000.000 sementara resign hanya Rp9.000.000. Kalau usia pensiunmu sudah dekat, diskusikan skema pensiun dengan HRD sebelum menandatangani surat pengunduran diri.

🧾 …resign tetap punya hak, walau kecil

UPH tidak bergantung pada alasan keluar: sisa cuti 10 hari dan uang pisah tetap wajib dibayar (Rp9.000.000 pada contoh ini). Tagih komponen ini — jangan biarkan hilang begitu saja.

💰 …yang bruto bukan yang kamu bawa pulang

Pajak final PP 68/2009 memotong Rp29.800.000 dari total pensiun contoh ini, sehingga bersihnya Rp252.200.000. Selalu hitung bersih setelah pajak sebelum merencanakan penggunaannya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Saya sudah lewat usia pensiun tapi memilih resign — apakah dapat pesangon seperti pensiun?

Tidak. Yang menentukan bukan umurmu, melainkan status berakhirnya hubungan kerja menurut PP 35/2021. Pensiun (Pasal 52, pengali 1,75× pesangon) adalah skema pengakhiran karena memasuki usia pensiun yang mengikuti program pensiun pemberi kerja; mengundurkan diri (Pasal 50) adalah skema tersendiri dengan pengali 0 untuk pesangon dan UPMK. Pada simulasi artikel ini keduanya dibedakan murni oleh alasannya: Rp282.000.000 berbanding Rp9.000.000. Kalau perusahaanmu menetapkan usia pensiun di perjanjian kerja/PKB, diskusikan opsi pensiun dengan HRD sebelum menandatangani surat pengunduran diri — urutan penandatanganannya menentukan.

Kalau resign, apakah benar-benar tidak dapat apa-apa?

Bukan nol total. Yang mengundurkan diri memang tidak mendapat uang pesangon maupun UPMK — kedua pengalinya 0 sesuai Pasal 50. Tetapi UPH (uang penggantian hak) tetap menjadi hakmu: sisa cuti tahunan yang belum diambil dikonversi menjadi uang (upah ÷ 30 per hari) ditambah uang pisah bila diatur di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau PKB. Pada contoh artikel ini (upah Rp12.000.000, 10 hari sisa cuti, uang pisah Rp5.000.000) total haknya Rp9.000.000. Kecil dibanding skema pensiun — tapi bukan Rp0.

Pesangon pensiun dibayar sekaligus kena pajak berapa?

Dikenai PPh final PP 68/2009 dengan tarif bertingkat: 0% untuk bagian sampai Rp50.000.000, 5% untuk bagian di atas itu sampai Rp100.000.000, 15% untuk bagian di atas itu sampai Rp500.000.000, dan 25% untuk bagian di atas Rp500.000.000. Pada contoh artikel ini (bruto Rp282.000.000, dibayar sekaligus), pajak finalnya adalah Rp29.800.000 sehingga yang diterima bersih adalah Rp252.200.000. Karena sifatnya final dan dibayar sekaligus, pajak ini tidak dihitung ulang di SPT Tahunan — berbeda bila dibayar bertahap melebihi 2 tahun kalender.

Selain pesangon, apa yang perlu saya siapkan menjelang pensiun?

Pesangon hanya menutup kebutuhan masa transisi, bukan membiayai 15–20 tahun masa pensiun. Setelah tahu total bersih hakmu (contoh di artikel ini: Rp252.200.000), hitung berapa dana pensiun yang benar-benar kamu butuhkan berdasarkan pengeluaran bulanan dan sisa usia harapan hidup di kalkulator dana pensiun kami. Bandingkan hasilnya dengan total aset pensiunmu — selisihnya adalah PR menabung yang masih tersisa.

Disclaimer

⚖️ Bukan nasihat hukum

Artikel ini adalah edukasi umum hukum ketenagakerjaan berdasarkan PP No. 35 Tahun 2021 dan PP No. 68 Tahun 2009 — bukan nasihat hukum untuk kasus spesifikmu. Skema pensiun di perusahaanmu bisa diatur lebih rinci di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau PKB (misalnya usia pensiun dan syarat mengikuti program pensiun), dan bila ketentuannya lebih menguntungkan pekerja, itulah yang berlaku. Untuk sengketa nyata, konsultasikan ke serikat pekerja, pengacara ketenagakerjaan, atau Disnaker setempat. Ketentuan peraturan dapat berubah; selalu rujuk teks resmi terbaru di peraturan.go.id.

🔥 Sedang Banyak Dibaca