🎉 100% GRATIS SELAMANYA — Tanpa Daftar Akun • Tanpa Minta Nomor HP/Email • Privasi Aman 100%

duid.tech

Kalkulator Take Over KPR (Pindah Bank)

Bandingkan bertahan di bank lama vs pindah KPR ke bank baru: selisih bunga, biaya take over, dan titik impasnya.

Pindah KPR ke bank berbunga lebih rendah memang menurunkan cicilan, tapi ada biaya take over: provisi, admin, notaris/appraisal, dan penalti pelunasan di bank lama. Kalkulator ini menghitung total yang kamu bayar di kedua skenario dengan rumus anuitas, lalu menunjukkan penghematan bersih dan berapa bulan biaya take over balik modal.

Masukkan Data Kamu

Sisa Pokok KPR Saat Ini
Terbilang: tiga ratus juta rupiah
Sisa Tenor (bulan)
Bunga Bank Lama per Tahun (%) (%)Bunga floating yang sedang berjalan di bank lamamu.
Bunga Bank Baru per Tahun (%) (%)Bunga fixed penawaran bank baru (biasanya fixed 1–3 tahun pertama).

Contoh Cepat

Penghematan Bersih Take Over

Rp88.705.440

Pindah bank menghemat Rp88.705.440 dibanding bertahan, dengan titik impas 18,8 bulan. Selama sisa tenor 120 bulan dan bunga sesuai simulasi, take over layak dipertimbangkan.

Hasil Hitungan

Sisa pokok KPR

Rp300.000.000

+ Total bayar bertahan di bank lama (Rp4.132.500/bln × 120)

Rp495.900.041

− Total bayar pindah bank (Rp3.255.788/bln × 120 + biaya Rp16.500.000)

Rp407.194.601

Penghematan bersih

Rp88.705.440

Total bayar bertahan dTotal bayar pindah ban
Threads X WhatsApp

Dijamin Gratis & Privat: Semua angka dihitung langsung di layar perangkatmu dan tidak pernah disimpan di server kami.

Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya

Cicilan anuitas = S × r(1+r)^n ÷ ((1+r)^n − 1), dengan r = bunga tahunan ÷ 12 Total bayar bank lama = cicilan lama × sisa tenor Biaya take over = provisi% × sisa pokok + admin + notaris/appraisal + penalti% × sisa pokok Total bayar bank baru = cicilan baru × sisa tenor + biaya take over Penghematan = total lama − total baru Titik impas (bulan) = biaya take over ÷ (cicilan lama − cicilan baru)

  1. Cicilan lama (anuitas 11,00%/th, 120 bln) = Rp4.132.500 → total Rp495.900.041
  2. Cicilan baru (anuitas 5,50%/th, 120 bln) = Rp3.255.788
  3. Biaya take over = provisi Rp3.000.000 + admin Rp2.500.000 + notaris/appraisal Rp5.000.000 + penalti Rp6.000.000 = Rp16.500.000
  4. Total bayar bank baru = Rp390.694.601 + Rp16.500.000 = Rp407.194.601
  5. Penghematan = Rp495.900.041 − Rp407.194.601 = Rp88.705.440
  6. Titik impas = Rp16.500.000 ÷ Rp876.712/bln = 18,8 bulan
Asumsi & Batasan
  • Bunga dianggap tetap selama sisa tenor (simulasi; bunga floating bank lama/baru bisa berubah).
  • Belum termasuk biaya AJB baru dan balik nama sertifikat bila dipersyaratkan notaris.
  • Penalti pelunasan dipercepat umumnya 1–3% dari sisa pokok — cek perjanjian kreditmu.
  • Biaya dan bunga dapat berubah — verifikasi ke penawaran resmi kedua bank sebelum memutuskan.

Pertanyaan Umum

Kapan take over KPR menguntungkan?

Saat selisih bunga cukup besar dan sisa tenor masih panjang sehingga penghematan cicilan menutup biaya take over (provisi, admin, notaris, penalti). Kalkulator ini menunjukkan penghematan bersih dan titik impasnya dalam bulan.

Apa itu titik impas (break-even) take over?

Jumlah bulan yang dibutuhkan agar penghematan cicilan menutup seluruh biaya take over. Mis. biaya Rp16,5 juta dan hemat Rp300 rb/bulan → impas setelah 55 bulan.

Berapa penalti pelunasan KPR di bank lama?

Umumnya 1–3% dari sisa pokok yang dilunasi, tergantung perjanjian kreditmu. Angka ini bisa diubah di kalkulator.

Apakah bunga bank baru selalu fixed selamanya?

Tidak — penawaran take over biasanya fixed 1–3 tahun pertama lalu floating. Simulasi ini memakai satu bunga tetap, jadi anggap hasilnya estimasi skenario terbaik.

Penghematan Bersih Take Over

Rp88.705.440

Lihat Rincian ↓

Kalkulator Terkait

Skenario Populer