Potongan BPJS Tepat di Plafon Rp12 Juta
Upah Rp12 juta: tepat di batas plafon BPJS Kesehatan.
Hasil. Total Potongan BPJS dari Gaji Karyawan / Bulan pada skenario ini adalah Rp465.474. Artinya, dari upah Rp12.000.000, karyawan dipotong Rp465.474/bulan, sedangkan perusahaan menanggung Rp1.199.748/bulan di luar upah.
Cara hitung. Kalkulator ini menghitung rincian iuran BPJS dari upah bulananmu β baik potongan karyawan (Kesehatan 1%, JHT 2%, JP 1%) maupun beban perusahaan (Kesehatan 4%, JHT 3,7%, JP 2%, JKK, JKM). Plafon upah untuk BPJS Kesehatan (Rp12 juta) dan Jaminan Pensiun otomatis diterapkan. Rincian: Upah bulanan Rp12.000.000; BPJS Kesehatan (1%) Rp120.000; JHT (2%) Rp240.000.
Aturan. Perhitungan di atas mengacu pada Perpres 64/2020 (Kesehatan) & PP 44/2015, PP 45/2015 jo. PP 22/2022 (TK) (terverifikasi 2026-10-18). Coba ubah angkanya di kalkulator Kalkulator BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan.
Data terverifikasi. Dasar hukum: Perpres 64/2020 (Kesehatan) & PP 44/2015, PP 45/2015 jo. PP 22/2022 (TK) Β· diverifikasi 2026-10-18
Total Potongan BPJS dari Gaji Karyawan / Bulan
Rp465.474
Dari upah Rp12.000.000, karyawan dipotong Rp465.474/bulan, sedangkan perusahaan menanggung Rp1.199.748/bulan di luar upah.
Hasil Hitungan
| + Upah bulanan | Rp12.000.000 | 100,0% |
| β BPJS Kesehatan (1%) | Rp120.000 | 1,0% |
| β JHT (2%) | Rp240.000 | 2,0% |
| β JP (1%) | Rp105.474 | 0,9% |
| Upah setelah potongan BPJS (sebelum PPh 21) | Rp11.534.526 | 96,1% |
| Beban perusahaan: Kesehatan 4% | Rp480.000 | |
| Beban perusahaan: JHT 3,7% + JP 2% + JKK + JKM | Rp719.748 |
+ Upah bulanan
Rp12.000.000
β BPJS Kesehatan (1%)
Rp120.000
β JHT (2%)
Rp240.000
β JP (1%)
Rp105.474
Upah setelah potongan BPJS (sebelum PPh 21)
Rp11.534.526
Beban perusahaan: Kesehatan 4%
Rp480.000
Beban perusahaan: JHT 3,7% + JP 2% + JKK + JKM
Rp719.748
100% Gratis.
Lihat Cara Hitung & Aturan Resminya
Kesehatan: karyawan 1% + perusahaan 4% dari upah, dasar maks Rp12.000.000 JHT: 2% + 3,7% dari upah (tanpa plafon) JP: 1% + 2% dari upah, dasar maks batas upah JP tahun berjalan JKK: perusahaan 0,24%β1,74% sesuai kelas risiko Β· JKM: perusahaan 0,30%
- Dasar Kesehatan = min(upah, Rp12.000.000) = Rp12.000.000 β karyawan 1% = Rp120.000, perusahaan 4% = Rp480.000
- JHT tanpa plafon β karyawan 2% = Rp240.000, perusahaan 3,7% = Rp444.000
- Dasar JP = min(upah, batas JP) = Rp10.547.400 β karyawan 1% = Rp105.474, perusahaan 2% = Rp210.948
- JKK + JKM (perusahaan) = Rp28.800 + Rp36.000
Asumsi & Batasan
- Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) aktif, bukan PBPU/bukan penerima upah.
- Batas upah JP memakai nilai 2025 (Rp10.547.400) dan diperbarui tahunan.
- Upah = gaji pokok + tunjangan tetap sesuai definisi dasar pengenaan BPJS.
Pertanyaan Umum
Kenapa potongan Kesehatan mentok di gaji Rp12 juta?
Dasar perhitungan iuran JKN untuk PPU dibatasi plafon upah Rp12 juta/bulan, jadi gaji di atas itu iuran kesehatannya tetap dihitung dari Rp12 juta.
Berapa total potongan karyawan dari gaji Rp10 juta?
Kesehatan 1% (Rp100 rb) + JHT 2% (Rp200 rb) + JP 1% (Rp100 rb) = Rp400 ribu/bulan.
JKK dan JKM memotong gaji karyawan?
Tidak. JKK dan JKM 100% ditanggung perusahaan.
Total Potongan BPJS dari Gaji Karyawan / Bulan
Rp465.474